AKIBAT BANJIR - Pelayanan kesehatan terpaksa harus dipindahkan ke Rumas Sakit Darurat di Hotel Katingan, sejak Minggu (14/11/2021). (FOTO: IST FOR RK)
RADARKALTENG.COM, KASONGAN – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mas Amsyar Kasongan kembali terendam banjir. Pelayanan kesehatan terpaksa harus dipindahkan ke Rumas Sakit Darurat di Hotel Katingan, sejak Minggu (14/11/2021). Sehingga, petugas rumah sakit juga melakukan evakuasi pasien yang sedang menjalani rawat inap.
Direktur RSUD Mas Amsyar Kasongan dr. Agnes Nissa Paulina menjelaskan evakuasi dilakukan mengingat kondisi rumah sakit sejak Minggu sudah tergenang air akibat banjir. “Semua ruangan di rumah sakit kita sudah tergenang oleh banjir, dan dampaknya terjadi pemadaman listrik. Sehingga pasien yang ada, termasuk peralatan harus segera dievakuasi ke Rumah Sakit Darurat Mas Amsyar Kasongan yang berada di Hotel Katingan,” ujarnya.
Menurut dia, dengan bantuan dari Tim Satpol PP Kabupaten Katingan dan BPBD Kabupaten Katingan, sebanyak 30 orang pasien dapat terevakuasi ke rumah sakit darurat. ”Secara umum, pelayanan di RSUD Mas Amsyar Kasongan dihentikan sementara, dan kita pindahkan ke rumah sakit darurat, guna menghindari resiko yang tidak kita inginkan. Untuk pelayanan kesehatan yang kita lakukan di rumah sakit darurat ini, seperti rawat jalan dan lainnya tetap dilakukan,” kata Direktur RSUD.
Dilanjutkan dr. Agnes, mengingat saat ini kondisi listrik di RSUD Mas Amsyar padam, maka pihaknya telah berkomunikasi dan koordinasi dengan Direktur RSUD Doris Slyvanus Palangka Raya dan Kabid Pelayanan guna penanganan kasus pasien yang tidak bisa ditangani oleh rumah sakit darurat Mas Amsyar. “Kami telah berkomunikasi dan berkoordinasi dengan pihak RSUD Doris Slyvanus, baik itu dengan Direkturnya dan Kabid Pelayanan,” tuturnya.
Jadi jika nantinya terjadi kasus yang tidak tertangani di Kasongan, maka pihak RSUD Doris Sylvanus siap menerima pasien rujukan. “Seperti untuk operasi ceasar, operasi pembedahan dan radiologi. Pada kasus seperti itu, kita tidak bisa berbuat banyak mengingat peralatan mati total walaupun dokter spesialisnya ada,” terang dr. Agnes.
Pihaknya juga telah melakukan koordinas dengan BPJS, terkait konsisi RSUD Mas Amsyar beserta pasien yang saat ini sedang ditangani. Termasuk mpula, pasien rujukan ke rumas sakit lainnya. “Kita juga telah mengkomunikasikan keadaan kita kepada puskesmas-puskesmas yang berada di kecamatan, untuk penanganan pasien rujukan,” jelasnya.
Pihak puskesma, bisa langsung melakukan penanganan rujukan ke RSUD Doris Slyvanus. Namun, tetap melaporakan atau menginformasikan ke pihak RSUD Mas Amsyar sehingga bisa terdata. “Keberadaan rumah sakit darurat di Hotel Katingan ini tidak bisa dipastikan sampai berapa lama. Namun pastinya, sampai kondisi banjir sudah tidak mengenangi lantai rumah sakit dan listrik sudah bisa beroperasi kembali,” imbuhnya. (ara)
Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *
Copyright © Radar-Kalteng.com