PANTAU BANJIR - Bupati Katingan Sakariyas, SE membagikan nasi bungkus untuk warga yang menjadi korban banjir di Kasongan, Rabu (08/09/2021). (FOTO: DISKOMINFO FOR RK)
RADARKALTENG.COM, KASONGAN – Bupati Katingan Sakariyas, SE didampingi sejumlah kepala SOPD kembali melakukan peninjauan warga yang mengalami musibah banjir di Kasongan, Rabu (08/09/2021). Antara lain di Jalan Tjilik Riwut Km. 4 arah Kasongan – Kereng Pangi, Jalan Pahlawan, Jalan Bukit Raya dan Posko pengungsian banjir di Taman Religi Kasongan.
Pada kesempatan itu, dia menghimbau kepada seluruh warga yang saat ini rumahnya mengalami banjir untuk segera mengungsi terutama perempuan, anak dan lansia. Selain itu, jika ada warga yang merasa sakit hendaknya segera berobat.
“Saya menghimbau kepada warga yang terdampak banjir, agar waspada dan segera mengungsi ke tempat yang telah disediakan. Yaitu di Gedung Salawah Kasongan, Kantor Sekretariat LPTQ Katingan dan Kantor PDIP Perjuangan. Terutama perempuan, anak dan lansia. Jika sakit, segera berobat dan petugas kesehatan kita akan selalu siap memberikan pelayanan,” ucap Bupati.
Bupati juga memberikan bantuan nasi bungkus bagi warga. Mengingat saat ini, yang lebih dibutuhkan adalah nasi bungkus daripada makanan mentah atau sembako. “Kita tidak memberikan bantuan dalam bantuan paket sembako, karena warga mengaku tidak bisa memasak lantaran rumahnya terendam air. Makanya lebih baik kita memberikan makanan yang memang sudah masak saja atau nasi bungkus ini,” katanya.
Bupati juga melakukan pengecekan Rumah Sakit Darurat di Hotel Katingan sekaligus memberikan bantuan nasi bungkus untuk tenaga kesehatan (Nakes) dan para pasien yang sedang menjalani perawatan. “Saya minta agar semua nakes tetap semangat dan selalu stand by dalam memberikan pelayanan pada masyarakat kita,” imbuh Sakariyas.
Sementara Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Katingan, dr. Robertus Pamuryanto mengatakan, jika saat ini sejumlah warga yang menjadi korban banjir mulai diserang berbagai penyakit. Seperti gatal-gatal, diare, batuk, pilek, hingga demam. Sejauh ini, tidak ada penyakit yang bersifat berat,” terangnya, Kamis (09/09/2021).
Guna membantu pengobatan penyakit yang menimpa warga, petugas kesehatan bergerak ke posko-posko pengungsian. Mereka juga datang ke rumah-rumah warga yang dampak banjir ini. “Pengobatan berjalan lancar, tim kita terus bergerak membantu warga. Begitu juga untuk obat-obatan, persediaan masih cukup. Kita juga ada dibantu dari Rumah Sakit Doris Sylvanus Palangka Raya, semuanya ada dua tim yang bergerak ke lapangan,” sebutnya.
Dia menegaskan, bahwa pelayanan kesehatan bagi korban banjir ini tidak dipungut biaya alias gratis. Untuk itu, dia mempersilahkan bagi warga Katingan yang merasa sakit akibat bencana banjir ini, untuk memanfaatkan pelayanan kesehatan yang diberikan pemerintah. “Silahkan melaporkan ke petugas kita di lapangan. Mereka akan datang langsung, untuk melakukan pengobatan. Jika ada gejala sakit, jangan sampai dibiarkan dan segera lakukan pengobatan,” ucapnya. (rk)
Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *
Copyright © Radar-Kalteng.com