RADARKALTENG.COM, SAMPIT – Kesulitan kalangan petani dan nelayan untuk mendapatkan bahan bakar umum (BBM) subsidi di SPBU, masih terjadi beberapa tahun terakhir ini.
Terkait itu, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), H. Rudianur, meminta agar petani dan nelayan bisa melaporkan SPBU yang enggan melayanai mereka.
“Sejak dulu sudah kita tegaskan kepada SPBU, agar prioritaskan petani dan nelayan saat membeli BBM subsidi. Kalau masih ada SPBU yang tidak melayani, segera laporkan ke DPRD,” cetus Rudianur.
Politisi Partai Golkar ini menuturkan, adanya program subsidi tersebut dikhususkan untuk kalangan tidak mampu, termasuk petani dan. Namun faktanya di lapangan, BBM subsidi hanya dinikmati oleh kalangan pelangsir yang sengaja ditimbun, dan disalurkan kepada pengusaha.
“Kuota BBM subsidi kita sudah lebih dari cukup, namun di lapangan, petani dan nelayan kita malah beli ke pengecer dengan harga yang mahal,” tandasnya.
Ia pun berharap, agar perani dan nelayan bisa membuat laporan ke DPRD, sehingga pihaknya bisa segera menindaklanjutinya. (spt/rk)
Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *
Copyright © Radar-Kalteng.com