Wakil Gubernur Kalteng, H. Edy Pratowo
Palangka Raya – Pemprov Kalteng terus mengoptimalkan potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor unggulan, yaitu sektor pertambangan, sektor perkebunan dan sektor perhutanan, upaya ini untuk memperkuat kemandirian fiskal daerah, di tengah pemangkasan Transfer ke Daerah (TKD) oleh Pemerintah Pusat.
Wakil Gubernur Kalteng, Edy Pratowo mengatakan bahwa efisiensi anggaran oleh Pusat berimbas pada hampir seluruh daerah di Indonesia, termasuk Kalteng.
“Efisiensi anggaran itu kan secara otomatis seperti DAK ditarik semua, tetapi kami tidak tinggal diam. Makanya kami berusaha melakukan upaya peningkatan pendapatan hasil daerah dari sektor lain,” ucap Wagub.
Lebih lanjut dijelaskan bahwa 3P merupakan potensi terbesar yang dimiliki Kalteng dan masih dapat dimaksimalkan guna menutupi kekurangan transfer dari pusat.
Dirinya menambahkan, pendapatan dari sektor tersebut diharapkan dapat menjaga stabilitas fiskal daerah tanpa harus menambah beban masyarakat. Wagub juga menegaskan kebijakan peningkatan pajak daerah bukan pilihan tepat.
“Sekarang yang bisa kita maksimalkan itu kan sektor 3P, yaitu pertambangan, perkebunan dan perhutanan,” tutupnya. (seno/rk8)
Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *
Copyright © Radar-Kalteng.com