Kepala BPSDM Kalteng, Nunu Andriani
Palangka Raya – Pelatihan Pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) bagi Bendahara dan Pengelola BOSP SMA/SMK/SLB lingkup Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Tengah (Kalteng) dilaksanakan sejak 31 Juli 2025 lalu resmi ditutup.
Penutupan berlangsung di Kelas Karamunting, Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Kalteng.
Pelatihan diikuti secara intensif selama sepekan oleh 29 peserta dari berbagai satuan Pendidikan, guna memperkuat kapasitas pengelola keuangan sekolah dalam menjalankan fungsi perencanaan, pelaksanaan dan pelaporan Dana BOS secara tertib, transparan dan sesuai ketentuan.
Kepala BPSDM Kalteng, Nunu Andriani, menyampaikan, apresiasi atas keseriusan para peserta dalam mengikuti pelarihan serta menekankan pentingnya pengelolaan Dana BOS sebagai bentuk tanggung jawab terhadap mutu layanan pendidikan.
“Dana BOS harus dikelola dengan transparan, akuntabel dan fokus pada peningkatan kualitas pembelajaran. Profesionalisme pengelola dana sangat menentukan keberhasilan program pendidikan,” jelasnya.
Lanjutnya, penguatan kapasitas pengelola Dana BOS di daerah merupakan bagian penting dalam upaya pencapaian visi dan misi Pemprov Kalteng. Tata kelola pendidikan yang baik menjadi fondasi, guna mencetak sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing tinggi di masa depan.
BPSDM Kalteng berkomitmen untuk terus mendampingi peningkatan kapasitas aparatur, khususnya di sektor pendidikan, guna menciptakan pelayanan publik yang berkualitas dan berdampak nyata bagi masyarakat. (seno/rk8)
Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *
Copyright © Radar-Kalteng.com