DLH - Plt Kepala DLH Sukamara Syamsir Hidayat ikutserta melakukan penanaman mangrove di Desa Sungai Pasir, Kecamatan Pantai Lunci, Kamis (11/11/2021) FOTO DON/RADAR KALTENG
SUKAMARA – Penanaman mangrove bersama Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Provinsi Kalimantan Tengah, Pemkab Sukamara, dan Kelompok masyarakat dalam rangka kegiatan padat karya percepatan rehabilitasi mangrove (PKPRM) di Desa Sungai Pasir, Kecamatan Pantai Lunci, Kabupaten Sukamara Tahun 2021.
“Tujuan dilaksanakannya kegiatan ini adalah untuk memulihkan lingkungan dan program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) akibat dampak pandemik Covid-19,” ucap Plt Kepala DLH Sukamara Syamsir Hidayat, Kamis (11/11/2021)
Menurutnya, tahun ini kelompok tani yang mendapatkan kegiatan penanaman mangrove ada 5 kelompok, yakni Poktan Bantu Berkah, Poktan Bundung Berkah, Poktan Bundung Jaya, Poktan Danau Purun Berkah dan Poktan Ujung Pasir.
“Penanaman mangrove dilakukan dengan pola tanam sistem Intensif, Silvofishery, Rumpun Berjarak dan Sistem Tambak (Empang Parit Tradisional) yang menanam mangrove masing-masing seluas 20 hektar,” ungkapnya.
Dijelaskan, bahwa pada 2018 lalu hingga 2021 telah ditanam mangrove reguler seluas 100 hektar dan sistem PEN (Pemulihan Ekonomi Nasional) dari tahun 2020 sampai dengan 2021 telah ditanam seluas 610 hektar. Jadi total mangrove yang telah ditanam seluas 719 hektar.
“Kegiatan ini berlangsung sejak 2018 lalu hingga sekarang. Kita tentunya berharap dengan adanya penanaman mangrove yang berkelanjutan setiap tahunnya dapat menjaga ekosistem biota laut menjadi lebih baik lagi,” pungkasnya. (don/rk)
Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *
Copyright © Radar-Kalteng.com