MANGROVE - Bupati Sukamara Windu Subagio melakukan penanaman mangrove di Desa Sungai Pasir, Kecamatan Pantai Lunci. Kamis (11/11/2021) FOTO DON/RADAR KALTENG
SUKAMARA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukamara terus berupaya dalam melakukan pemulihan ekonomi nasional (PEN) di wilayah setempat dengan cara melakukan penanaman mangrove guna memulihkan ekosistem biota laut.
“Hasil monitoring dan evaluasi pada Maret 2021 lalu, bahwa tingkat keberhasilan program PEN 2020 mampu mencapai 77 persen,” ucap Bupati Sukamara Windu Subagio, Kamis (11/11/2021)
Meski begitu, dari data 2018 lalu yang diterimanya, bahwa potensi luasan mangrove yang kritis di wilayah setempat juga mencapai 1.400 hektar.
“Hambatan yang dihadapi dalam rehabilitasi mangrove ini karena adanya serangan hama tanaman berupa kepiting, tritip, ulat daun dan gelombang besar yang terjadi,” ungkapnya.
Oleh karena itu, pihaknya bersyukur pada tahun ini masih bisa mendapatkan kegiatan penanaman mangrove guna rehabilitasi mangrove kritis melalui program PEN tersebut.
“Harapan terbesar kami adalah program PEN ini akan bermanfaat secara ekonomi bagi masyarakat, juga berdampak positif bagi kelestarian lingkungan melalui pemulihan habitat mangrove,” pungkasnya. don/rk)
Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *
Copyright © Radar-Kalteng.com