Bupati Kabupaten Katingan, Sakariyas, SE.
RADARKALTENG.COM, KASONGAN – Kecamatan Katingan Kuala dan Mendawai dikenal sebagai lumbung padi di Bumi Penyang Hinje Simpei. Jika di total-total, dalam setahun hasil panen sektor pertanian di dua kecamatan ini saja sudah dapat memenuhi kebutuhan masyarakat se-Kabupaten Katingan.
Menurut Bupati Katingan Sakariyas SE, keberhasilan masyarakat di dua wilayah Kecamatan paling selatan atau hilir itu selain memiliki lahan pertanian pasang surut yang sangat luas, panennya pun bisa dua hingga tiga kali pertahun. “Sehingga hasilnya pun bukan hanya memuaskan saja, tapi juga dapat memenuhi kebutuhan untuk konsumsi puluhan ribu jiwa masyarakat Katingan,” ujarnya, baru-baru ini.
Bahkan, lanjut Sakariyas, bukan hanya bisa memenuhi kebutuhan masyarakat setempat saja tapi juga berlebihan atau surplus. Berdasarkan data di Dinas Pertanian Kabupaten Katingan, sejak tahun 2010 silam sudah sektor pertanian mengalami surplus beras, dengan kisaran sekitar belasan ton per tahun. “Namun sebagian besar hasil tersebut per sekali panen. Ada pula dua kali panen maupun tiga kali dalam setahun,” ungkapnya.
Sejauh ini, imbuh Bupati, para petani di dua kecamatan itu utamanya Katingan Kuala yang wilayahnya berhadapan dengan Laut Jawa tersebut, menjual sebagian hasil panennya ke daerah lain. “Seperti ke daerah Banjarmasin, Provinsi Kalimantan Selatan dan ke Sampit, Kabupaten Kotawaringin,” sebut orang nomor satu di bumi Penyang Hinje Simpei ini.
Setelah dibeli oleh daerah lain, beras Katingan tersebut dikemasnya, lalu dijualnya lagi ke beberapa daerah lainnya. Termasuk pula, dijual lagi ke Kabupaten Katingan. Kenapa mesti demikian? Pasalnya, masyarakat di dua wilayah Kecamatan tersebut, selama beberapa tahun ini kesulitan untuk menjual hasil panennya ke ibukota Kabupaten.
“Mereka terkendalanya infrastruktur di bidang jalan, karena masih belum bisa langsung ke Kota Kasongan. Padahal jika hasil pertanian mereka bisa dibawa melalui jalan darat dan dipasarkan di Kasongan, nilainya akan lebih tinggi ketimbang dijual di tempat mereka,” ujar Sakariyas.
Sehubungan dengan hal tersebut, Pemerintah Kabupaten Katingan tetap berupaya untuk menyelesaikan pembangunan ruas jalan dari Kereng Pakahi, Kecamatan Kamipang hingga ke Kecamatan Mendawai yang pengerjaannya tinggal beberapa kilometer lagi itu. “Sehingga, para petani di dua wilayah Kecamatan tersebut bukan hanya bisa menikmati kenyamanan jalan yang dilaluinya saja, akan tetapi pendapatannya pun kian hari bisa meningkat,” imbuhnya. (ara)
Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *
Copyright © Radar-Kalteng.com