Gubernur Kalteng, H. Agustiar Sabran memimpin Upacara Peringatan Hari Jadi Kota Palangka Raya ke-68
Palangka Raya – Gubernur Kalteng, Agustiar Sabran menilai, bahwa di daerah perdesaan masih menghadapi ketertinggalan, kemiskinan dan keterisolasian yang nyata.
“Pembangunan harus dimulai dari desa menuju kota, bukan sebaliknya. Sebab di desa, ketertinggalan, kemiskinan dan keterisolasian masih sangat terasa. Karena itu, keadilan dalam pembangunan menjadi prinsip utama yang kami pegang,” tegas Gubernur saat memimpin upacara peringatan Hari Jadi Kota Palangka Raya ke-68 di halaman kantor wali kota, Kamis (17/7/2025).
Ia menegaskan, bahwa pembangunan yang berkeadilan harus dimulai dari wilayah pedesaan. Salah satu langkah nyata yang dilakukan adalah penyaluran bantuan keuangan langsung untuk desa, senilai Rp200 juta hingga Rp500 juta per desa.
Dana tersebut ditujukkan untuk mendukung pelayanan dasar, termasuk pemberian insentif bagi guru, ustazah, pendeta, mantir adat, dan ketua RT.
“Pemprov Kalteng telah menyiapkan sejumlah program strategis yang dirancang secara komprehensif. Salah satu program unggulan, yaitu pemberian bantuan keuangan langsung kepada desa, dengan besaran antara Rp200 juta hingga Rp500 juta per desa,” tutupnya. (seno/rk7)
Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *
Copyright © Radar-Kalteng.com