Foto bersama pembukaan HUT ASBADATA Kalteng. Foto: Ist
PALANGKA RAYA – Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Agustiar Sabran berharap Asosiasi Bawi Dayak, Budaya dan Wisata (ASBADATA) terus berinovasi.
Hal tersebut disampaikan Staf Ahli (Sahli) Gubernur Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan (Ekobang) Yuas Elko, Rabu (16/4).
Menurut dia Budaya Dayak adalah identitas dan kekayaan yang tak ternilai harganya, keanekaragaman seni, adat istiadat, bahasa, dan kearifan lokal.
Yang terkandung di dalamnya adalah aset yang harus kita jaga dan lestarikan bersama. Ditegaskannya pula, bahwa tantangan yang dihadapi ke depan tentu tidaklah semakin ringan.
Dimana globalisasi dan modernisasi membawa pengaruh yang besar terhadap nilai-nilai budaya dan gaya hidup masyarakat.
Oleh karena itu, ASBADATA Kalteng diharapkan dapat terus beradaptasi dan berinovasi, agar lebih siap menghadapi tantangan ke depan yang semakin berdaya saing tinggi.
Di tengah banyaknya budaya asing yang sudah mempengaruhi generasi-generasi muda penurus bangsa.
“Teruslah menjadi garda terdepan dalam melestarikan warisan leluhur, memberdayakan perempuan dayak, dan mempromosikan keindahan Bumi Tambun Bungai kepada dunia,” tutupnya. (ud/rk11)
Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *
Copyright © Radar-Kalteng.com