Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur, Hj. Darmawanti.
RADARKALTENG.COM, SAMPIT – Keberadaan pengamen jalanan yang melibatkan anak di bawah umur, mulai menjamur di Kota Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim). Hal tersebutpun mendapat perhatian dari Ketua Komisi II DPRD Kotim, Hj. Darmawanti.
“Kita sangat prihatin, melihat pemandangan tersebut, menggambarkan bahwa Kota Sampit bukan lagi tempat yang ramah bagi kalangan anak,” ungkap Darmawati, Minggu (04/04/2021).
Politisi Partai Golkar tersebut mengungkapkan, pemandangan tersebut sangat buruk. “Anak-anak dibiarkan begitu saja mengamen. Bahkan, sekarang mereka mengamen di lampu merah dan sudut kota. Ironisnya, dibiarkan saja,” katanya.
Bahkan, ironisnya, Darmawati mengaku pernah menemukan anak-anak pengamen itu diantar dan dikoordinatori seorang dewasa. Dia menduga anak ini sengaja dipekerjakan oknum tersebut dengan modus meminta-minta hingga mengamen di lampu mera
“Kita ingin Pemkab Kotim melalui instansi terkait menertibkan para pengamen anak ini, agar wajah kota tidak lagi dibajiri para pengamen,” tandasnya.
Lanjutnya, langkah tergas harus diberikan, untuk memberi efek jera. Karena jika dibiarkan, imbuhnya, akan berdatangan pengamen-pengamen anak lainnya, yang akan memenuhi wajah kota. (spt/rk)
Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *
{{#message}}{{{message}}}{{/message}}{{^message}}Your submission failed. The server responded with {{status_text}} (code {{status_code}}). Please contact the developer of this form processor to improve this message. Learn More{{/message}}
{{#message}}{{{message}}}{{/message}}{{^message}}It appears your submission was successful. Even though the server responded OK, it is possible the submission was not processed. Please contact the developer of this form processor to improve this message. Learn More{{/message}}
Submitting…
Copyright © Radar-Kalteng.com