Kepala DP3APPKB Provinsi Kalteng, Linae Victoria Aden
Palangka Raya – Pemprov Kalteng terus memperkuat komitmen dalam upaya percepatan penurunan angka stunting dengan target capaian 20,6 persen pada tahun 2025.
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3APPKB) Provinsi Kalteng, Linae Victoria Aden menjelaskan, pencegahan perkawinan usia anak menjadi bagian integral dari strategi penurunan stunting di daerah.
Menurutnya, ibu yang menikah pada usia terlalu muda berpotensi mengalami masalah kesehatan saat kehamilan.
“Ibu yang menikah pada usia terlalu muda berpotensi mengalami masalah kesehatan saat kehamilan yang dapat berdampak pada tumbuh kembang anak. Melalui kerja sama lintas sektor, kita berupaya memutus mata rantai risiko tersebut,” jelas Linae.
Ia menambahkan, bahwa pihaknya bekerja sama dengan Dinas Pendidikan yang akan fokus pada sosialisasi, edukasi, pembinaan dan layanan konseling di satuan pendidikan. Kemudian, Dewan Adat Dayak yang fokus pada pendekatan melalui pembinaan berbasis kearifan lokal dan peran Kedamangan.
Selain itu, kemitraan dengan Kementerian Agama akan memperkuat edukasi melalui pengajian, bimbingan perkawinan di Kantor Urusan Agama (KUA) serta Badan Penasehatan Pembinaan dan Pelestarian Perkawinan (BP4). (seno/rk8)
Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *
{{#message}}{{{message}}}{{/message}}{{^message}}Your submission failed. The server responded with {{status_text}} (code {{status_code}}). Please contact the developer of this form processor to improve this message. Learn More{{/message}}
{{#message}}{{{message}}}{{/message}}{{^message}}It appears your submission was successful. Even though the server responded OK, it is possible the submission was not processed. Please contact the developer of this form processor to improve this message. Learn More{{/message}}
Submitting…
Copyright © Radar-Kalteng.com