Gubernur Kalteng, Agustiar Sabran saat menghadiri upacara hari jadi ke-68
Palangka Raya – Gubernur Kalteng, Agustiar Sabran menyoroti, pemborosan anggaran dalam pembangunan Jalan Kuala Kurun-Palangka Raya. Proyek yang seharusnya dapat diselesaikan dengan biaya sekitar Rp 300-400 miliar kini menghabiskan hampir Rp 800 miliar dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Pernyataan ini disampaikan Agustiar saat menghadiri Upacara Hari Jadi ke-68 Kota Palangka Raya di halaman Kantor Wali Kota.
Ia menegaskan, bahwa pembengkakan biaya banyak dipicu oleh kerusakan infrastruktur yang diakibatkan truk ODOL (Over Dimension Over Load).
“Kita lihat banyak uang yang terbuang sia-sia. Jalan ini mestinya cukup dengan Rp 300 sampai Rp 400 miliar, tapi kenyataannya hampir Rp 800 miliar,” ujar gubernur.
Ia mengajak seluruh kepala daerah di Kalteng, baik wali kota maupun bupati, untuk serius meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) guna mendukung pembangunan berkelanjutan. Menurutnya, tanpa optimalisasi PAD, pembangunan daerah sulit berjalan. (seno/rk7)
Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *
{{#message}}{{{message}}}{{/message}}{{^message}}Your submission failed. The server responded with {{status_text}} (code {{status_code}}). Please contact the developer of this form processor to improve this message. Learn More{{/message}}
{{#message}}{{{message}}}{{/message}}{{^message}}It appears your submission was successful. Even though the server responded OK, it is possible the submission was not processed. Please contact the developer of this form processor to improve this message. Learn More{{/message}}
Submitting…
Copyright © Radar-Kalteng.com