Bupati Sukamara Windu Subagio bersama Koordinator Kepala Wilayah Kerja Kalimantan dan Papua Agung Rusdiyantoro saat penanaman mangrove, Kamis.
SUKAMARA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukamara terus berupaya dalam menjaga ekosistem, lingkungan, dan abrasi di daerah pesisir, salah satunya melalui penanaman mangrove bersama Badan Restorasi Gambut dan Mangrove (BRGM) sebagai perpanjangan pusat.
“Kita harapkan dengan adanya rehabilitasi mangrove di daerah pesisir ini dapat membantu menjaga ekosistem biota laut dan lingkungan sekitar, sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ucap Bupati Sukamara Windu Subagio, kamis (11/11/2021)
Kepala BRGM melalui Koordinator Kepala Wilayah Kerja Kalimantan dan Papua Agung Rusdiyantoro menyampaikan, bahwa penanaman mangrove tersebut merupakan bagian dari rehabilitasi lahan-lahan mangrove yang sudah dianggap kritis.
“Kita harapkan, jangan sampai akibat pemanasan global dan degradasi hutan menjadi isu dunia kedepannya. Makanya, harus dilakukan penambahan perluasan dalam rehabilitasi lahan mangrove kritis tersebut,” ungkapnya.
Dijelaskan, ada sekitar 600 ribu hektar mangrove baik exiting maupun potensi yang memang harus dilakukan rehabilitasi dengan konsep 3M (Mempertahankan, Memulihkan dan Meningkatkan) sesuai dengan PP 26 tahun 2020 tentang rehabilitasi dan reklamasi hutan.
“Rehabilitasi mangrove juga bertujuan untuk mengembalikan fungsi dari ekosistem mangrove itu sendiri. Selain itu, juga memiliki fungsi lainnya yakni untuk menahan laju abrasi yang meningkat setiap tahunnya,” imbuhnya.
Memang dalam rehabilitasi mangrove ada beberapa konsep dan bermacam pola yang harus dilakukan, seperti yang kita ketahui bahwa rehabilitasi mangrove ini merupakan faktor abiotic, biotic dan culture yang memang harus diperhatikan dengan baik,” imbuhnya.
“Salah satunya dengan mengetahui bagaimana tipe dari mangrove dan kondisi lahan. Apakah terkena imbas abrasi atau sebagainya, sehingga pola-pola tanam yang akan dilakukan juga akan menyesuaikan menggunakan sistem tanam berjarak atau injection, intensif,” pungkasnya. (don/rk)
Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *
{{#message}}{{{message}}}{{/message}}{{^message}}Your submission failed. The server responded with {{status_text}} (code {{status_code}}). Please contact the developer of this form processor to improve this message. Learn More{{/message}}
{{#message}}{{{message}}}{{/message}}{{^message}}It appears your submission was successful. Even though the server responded OK, it is possible the submission was not processed. Please contact the developer of this form processor to improve this message. Learn More{{/message}}
Submitting…
Copyright © Radar-Kalteng.com